Indonesia LTE Community 2018

Indonesia LTE Community 2018 (ILC 2018) dicanangkan oleh ArenaLTE.com dan Indotelko.com merupakan sebuah forum untuk membahas seputar perkembangan internet di Indonesia. 

Acara yang diselenggarakan di Mawar Room, Balai Kartini pada hari Rabu, 14 Maret 2018 dihadiri oleh berbagai narasumber dari kalangan regulator, pelaku bisnis, pakar dan peserta dari segenap stake holder, komunitas dan media. 

ILC 2018

Diskusi sehari yang bersifat terbuka ini dibuka dengan sesi pertama yang dibawakan oleh Doni Ismanto selaku Managing Director and Editor in Chief Indotelko.com. Sesi ini bertemakan Stepping To The Next Phase of Data Era dihadiri oleh Bapak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, beliau memaparkan data pemerataan jaringan internet di Indonesia. Narasumber lainnya, antara lain dari Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Smartfren dan 3 Indonesia.


Bapak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

Pada sesi kedua, bertemakan Perangkat 4G LTE Untuk Semua, dipimpin oleh Chief Editor ArenaLTE.com, Iman Aulia. Narasumber lainnya adalah Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, Achmad Rodjih Almanshoer; Sekjen AIPTI, Hendrik L Karosekali.

Sesi ketiga adalah sesi terakhir dalam forum ILC 2018 yang dipimpin oleh Doni Ismanto dengan bertemakan Empowering Community Through Mobile Apps. Terdapat 5 narasumber antara lain Direktur PT. Tujuhbelas Media Indonesia, Andryan Gouw; CEO T-Cash, Danu Wicaksono; Managing Director GrabPay Indonesia, Ongki Kurniawan; CEO & Founder LiteBIG, M.Tesar Sandikapura dan CEO & Founder KarAds, I Made Harta Wijaya. 

Andryan Gouw, Direktur PT. Tujuhbelas Media Indonesia

Dalam sesi ini setiap pelaku bisnis menjelaskan hambatan apa saja yang dirasakan dan pengaruh apa yang telah diberikan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dari sisi livestreaming, Andryan menjelaskan bahwa dengan adanya 17 LIVE telah membuka lapangan pekerjaan baru dalam dunia showbiz entertainment sedangkan untuk hambatannya adalah jaringan internet yang belum merata di berbagai daerah Indonesia dan persepsi masyarakat Indonesia yang merasa jika jaringannya 4G sudah pasti jaringan internetnya kencang sehingga mereka merasa bahwa aplikasinya berat. Padahal, jika jaringan 4G belum tenta sinyalnya kencang juga. 

Diharapkan setelah dilaksanakan ILC 2018, para regulator, pelaku bisnis, pakar, stake holder, komunitas dan media semakin mendukung kemajuan internet di Indonesia sehingga dapat memberikan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuis Jaman Now : Jadi jutawan dengan cara singkat

Panduan Bermain 17Q, Kuis Jaman Now yang lagi nge-hits

Fenomena Hujan Duit, Bener gak sih?